..

Desain Eksterior Jepang Periode Meiji (1687-1911) dan Periode Taisho (1912-1926)


Pada periode ini perkembangan desain eksterior jepang telah banyak dipengaruhi oleh  budaya barat, yang pada dasarnya menjadi suatu kebudayaan masyarakat Jepang yang sampai saat ini semakin berkembang.


Pengaruh dari western style (arsitektur barat) di antaranya renaissance, gothic dan romanesque masuk ke Jepang. Style-style tersebut banyak dikembangkan untuk bangunan-bangunan universitas, museum, peribadatan, dan kantor.

Pengaruh dari style-style peninggalan periode Meiji dan Taisho sampai saat ini masih dapat dilihat di Kota-Kota besar di Jepang sebagai warisan budaya masa lalu. Dipertahankan sebagai bagian dari bangunan cagar budaya mereka. Bahkan para arsitek Jepang yang menghasilkan karyanya pada waktu itu hampir kesemuanya menggunakan style-style tersebut sebagai bagain dari desain bangunannya.

No comments:

Post a Comment